Dosenku

 

Perth, 6 Maret 2009

Dosenku

Setelah bercerita banyak tentang hidupku, rasanya aku juga perlu menceritakan tentang hal lain di sini kawan, kali ini tentang dosen-dosenku. Tahukah kalian kawan,,,semua dosenku sangat ramah dan sangat helpful. Ga percaya…..ni gue kasi tau…..

Pada kesempatan kali ini, aku ngambil 3 mata kuliah, yaitu: Media and Identity, Themes in Global Politics dan Japanese…so ada 3 dosen yang aku ceritakan di sini. Pertama adalah dosen untuk Media and Identity. Namanya Pia Lebeck…cantik kan namanya,,ya, secantik orangnya. Dosenku yang satu ini kalo diperhatikan dari fisiknya umurnya 35-40 an kawan…meski demikian dia masih keliatan cantik….dengan rambutnya yang lurus sebahu dan bola matanya yang berwarna kebiru-biruan itu menjadikannya terlihat menawan. Pakaiannya selalu rapi model pengusaha dan selalu memakai high hills,,cara mengajarnya sangat interaktif dan artikulatif, pronounciation bahasanya sangat jelas. Dia juga termasuk orang yang memperhatikan grammar saat sedang bicara. Dari sikap dan wajahnya,,dia keliatan memiliki rasa kasih sayang yang besar terhadap anak-anaknya..ya, dia pasti ibu yang baik (gubraa…k..sotoy bgt ni gue!!!). Di samping itu, mata kuliah ini juga dibantu oleh seorang tutor, namanya Katie. Kalau cewek yang satu ini, keliatannya lebih muda dari Pia. Dari penampilannya, ia termasuk orang yang gaul abis. Rambutnya cepak dan dicat warna pink dengan gaya harajuku,,,selain itu hidungnya ditindik. Saat ke kelas biasanya pakaiannya simpel saja,,kaos oblong dan celana jins. Meski demikian,,,kepintaran dan kompetensinya tidak kalah hebat dengan Pia. Dia adalah salah satu penulis buku terkenal di Aussie. Dengan semua itu, tidak ada alasan untuk merasa bersalah mengambil kelas ini bagiku….he,,he,,

Kedua adalah dosen untuk Themes in Global Politics., namanya Prof. Quentin Bernesford (sulit ni ngomongnya). Dosen ini,,kalo kugambarkan adalah Pia Lebeck versi cowoknya. Iya kawan, kalo Pia keliatan cantik.. Quentin keliatan tampan di saat rambutnya sudah mulai beruban. Dia juga selalu keliatan rapi di kelas. Kalo Pia sangat keliatan feminim,,,Quentin keliatan maskulin tanpa harus keliatan galak. Kalo ga salah,,,kata2 yang tepat untuk menggambarkannya adalah dia termasuk ‘pria flamboyan’ (tolong dikoreksi ya kalo salah,,,,he,,he,,). Dari cara bicara dan bercandanya saat berbicara dengan orang lain,,,rasa-rasanya sih dia ayah yang baik. Quentin benar-benar membantuku kawan…! Bagaimana tidak,, karena kesalah pahamanku dan kelas untuk mata kuliahnya sudah penuh, aku tidak bisa lagi mendaftar untuk mata kuliah ini lewat sistem online…tapi kawan,,karena aku memang orangnya NEKAT,,aku langsung saja contact dia lewat personal email untuk minta tolong…wha senengnya, bebrapa jam setelah mengirim email, dia membalas agar aku menemuinya ke officenya. Di officenya, aku diberi surat sakti untuk diproses ke student center….dengan surat itu, tahukah kawan, aku terdaftar resmi di kelasnya tanpa ada fine apapun… bahkan, kawan saat aku ke kantornya kami sempat ngobrol panjang lebar. Dia juga sudah tau nama panggilanku: KHOI. Selain itu, dia dengan senang hati menawarkan bantuan kalo aku kesulitan dalam membuat writing assignment-ku…..hoo..ho..senangnya…o ya, perlu kalian tau kawan, meski aku sudah pernah mengambil makul yang mirip dengan makul ini di UGM, makul ini kerasa beda banget disini (makanya aku ambil!!). Bagaimana tidak, disini aku benar2 tahu Australian perspective terhadap politk global. Salah satu perspektifnya yang aneh adalah: “US super power” dijadikan sebagai salah satu perspektif tersendiri dalam menganalisa politik global. Untuk lebih detail,,akan kugambarkan di crita lain kawan..

Ketiga adalah yang paling ramah dari semua yang kuceritkan sebelumnya. Dia adalah dosen bahasa Jepang…ya, dia dari Jepang namanya JUNKO Kawamura-san. Untuk bertemu dengan dosen ini aku pun juga nekat abis kawan…awalnya karena aku pernah belajar Nihongo di Indonesia dan biar ga kelupaan maka aku putuskan untuk ambil makul ini. Setelah welcoming day, aku langsung saja menemuinya dan menejelaskan ketertarikanku untuk belajar bahsa Jepang,,tanpa kuduga dia minta aku untuk menemuinya di office stelah break…ternyata dia mau meminjamkan buku wajib mata kuliah bahasa Jepang ini. Taukah kalian kawan,,,klao beli buku itu harganya kalo dirupiahkan sekitar 1,8-2 juta…..freaaaak!!!! untung saja,,aku dikasih pinjam,,,,,,alhamdulillah. Tapi emang kita agak curang si kawan..soalnya aku ga boleh ngomong ama temen2 sekelas lainnya…he..he…

Dengan begitu,,,aku sangat semangat kuliah kawan…..doakan suskes ya…..ganbatte ne!!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s